Pasca Tahun Baru 2024, Dua Kota di Kaltim Alami Inflasi

Bagikan :

Mahakata.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat inflasi terjadi di dua kota yakni Samarinda dan Balikpapan.

Kaltim yang merupakan gabungan 2 Kota Indek Harga Konsumen (IHK) yaitu Samarinda dan Balikpapan, pada Desember 2023 mengalami inflasi sebesar 0,39 persen.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengatakan Kota Samarinda mengalami inflasi sebesar 0,41 persen dan Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,39 persen.

Secara umum, menurut Yusniar gabungan 2 Kota IHK di Kaltim mengalami inflasi karena adanya peningkatan indeks harga pada 7 (tujuh) kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,11 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,92 persen; kelompok transportasi sebesar 0,31 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,13 persen.

“Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,11 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,07 persen; serta kelompok penyediaan makan dan minuman/restoran sebesar 0,02 persen,” kata Yusniar Juliana, Rabu (3/1/2024).

Sebaliknya, kelompok yang mengalami penurunan indeks harga, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,27 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,18 persen; serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen.

Sementara itu, kelompok pendidikan cenderung stabil pada Desember 2023.

Pada Desember 2023 dari 12 kota IHK di wilayah Pulau Kalimantan, seluruh kota mengalami inflasi.

Tambahnya, Inflasi tertinggi terjadi di Pontianak sebesar 0,66 persen dengan IHK 116,61 dan inflasi terendah terjadi di Banjarmasin sebesar 0,12 persen dengan IHK 119,72. (*)

Leave a Reply