Proyek Revitalisasi Pasar Pagi Dilakukan Paling Lambat Maret 2024

Bagikan :

Mahakata.com – Pemerintah Kota Samarinda memastikan proyek revitalisasi Pasar Pagi akan dilakukan dalam waktu dekat.

Meski masih ada penolakan dari para pemilik ruko berstatus SHM, Pemkot Samarinda saat ini tetap melakukan proses lelang dengan noneksekusi wajib barang milik daerah (BMD).

“Nilai material bongkarannya sekitar Rp 4,34 miliar. Objeknya dari bangunan Pasar Pagi luasannya 10.070 meter,” kata Ibrohim, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda.

Penetapan nilai lelang ini dihitung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), berdasarkan bongkar muat, seperti besi tua dari rangka bangunan, termasuk juga bangunan beton.

“Karena targetnya akhir Januari ini pemenang lelang sudah diumumkan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk proses revitalisasi Pasar Pagi dilakukan oleh Dinas PUPR Samarinda.

Desy Damayanti, Kepala Dinas PUPR Samarinda, mengungkap pihaknya segera menerbitkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) rilis pekan depan.

“Minggu ini DPA tayang, kalau lelang fisiknya dua minggu setelah manajemen konstruksi,” ungkapnya.

Proyek pembangunan ulang Pasar Pagi yang mengusung konsep pasar modern dapat mulai dikerjakan paling lambat pada Maret mendatang.

“Totalnya Rp 375 miliar di pagu, target lelang 30 hari aturannya. Harusnya Maret sudah bisa,” tegasnya. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *