Buaya Riska Direncanakan Pulang ke Habitat Bontang, Keselamatan Warga Jadi Pertimbangan

Bagikan :

Mahakata.com – Dalam kunjungannya ke Balikpapan, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, berkesempatan mengunjungi Buaya Riska di Penangkaran Buaya Balikpapan Teritip.

Buaya Riska kerap viral di konten-konten digital di media sosial, lantaran sering disebut sebagai buaya jinak.

Istri Mendagri Tito Karnavian itu didampingi Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik.

“Ini kan bukan habitatnya. Apalagi Buaya Riska ini katanya sudah tidak terlalu mau makan. Biasanya hidupnya di air dan lumpur, ini kan jauh banget kondisinya,” kata Tri Tito Karnavian.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, berjanji akan segera mencarikan solusi terbaik bagi Buaya Riska dan keselamatan masyarakat, baik yang berada di Kelurahan Teritip maupun tempat asal Buaya Riska di Bontang.

“Buaya Riska ini banyak menarik perhatian publik. Bagaimana pun Buaya Riska ini binatang buas. Sebagai binatang buas dia punya hak untuk hidup di habitatnya,” ungkap Akmal Malik.

Akmal melihat kondisi tempat penampungan Buaya Riska sangat tidak layak. Kondisi ini dikhawatirkan membuat Buaya Riska makin stres.

Karena alasan itulah, dalam waktu segera pihaknya akan mengundang  Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk mencari jalan terbaik bagi Riska dan keselamatan masyarakat.

“Ini yang akan kita cari solusinya. Sebagai binatang buas dia bisa tetap hidup di habitatnya dan manusia di sekitarnya juga bisa hidup dengan tenang tanpa takut tiba-tiba diterkam buaya,” jelas Akmal.

Sebelumnya, Buaya Riska dititipkan BKSDA ke Penangkaran Buaya Teritip sejak 4 Oktober 2023 lalu.

“Kemungkinan besar Buaya Riska akan dipulangkan ke habitatnya di Bontang, dengan sistem pengamanan yang masih didiskusikan lebih lanjut dan mempertimbangkan faktor keselamatan masyarakat,” tegasnya. (*)

 

Leave a Reply