Revitalisasi Pasar Pagi Masih Diwarnai Penolakan Pedagang, DPRD Samarinda Minta Pemkot Lakukan Sosialisasi Resmi

Bagikan :

Mahakata.com – Jelang rencana relokasi pedagang Pasar Pagi, November mendatang. Upaya revitalisasi Pasar Pagi masih mendapat penolakan dari sejumlah pedagang.

Hal ini pun disoroti oleh Abdul Rohim, Anggota Komisi II DPRD Samarinda.

Abdul Rohim meminta Pemkot Samarinda, segera melakukan sosialisasi resmi kepada seluruh pedagang Pasar Pagi terkait rencana revitalisasi.

Rohim menjelaskan, pemicu kontra proyek revitalisasi Pasar Pagi adalah karena Pemkot Samarinda belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh.

“Dari jawaban para pedagang, Pemkot Samarinda belum melakukan sosialisasi terkait rekonstruksi dan relokasi pedagang Pasar Pagi secara detail,” ucap Rohim.

Lebih lanjut, Rohim menginginkan adanya tindak lanjut dari Pemkot Samarinda, untuk mengakomodir persoalan tersebut dengan melakukan sosialisasi kepada ribuan pedagang Pasar Pagi.

“Untuk meminimalisir kesimpangsiuran, seharusnya Pemkot Samarinda segera melakukan sosialisasi secara rutin, terkait rekonstruksi dan tempat relokasi Pasar Pagi,” pungkasnya pada Senin (18/9/2023).

Kendati demikian, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga menyayangkan kejadian semacam ini. Menurutnya, sosialisasi juga merupakan bagian terpenting, sebelum dilakukan proyek revitalisasi.

“Semoga pemkot bisa segera mensosialisasikan kebijakan soal proyek ini. Tapi jika memang tidak lakukan, pihak kami akan memfasilitasi agar semuanya berjalan dengan baik,” tutup Rohim. (*)

Leave a Reply