Realisasi Pembangunan Jalan Produksi Kaltim Capai 534 Kilometer

Bagikan :

Mahakata.com – Pada dokumen RJPMD 2017-2023, Pemprov Kaltim menarget pembangunan dan pengembangan jalan produksi di Bumi Mulawarman mencapai 500 kilometer.

Hingga awal Oktober 2023 ini, realisasi jalan produksi di Kaltim telah mencapai 534,43 km kelas jalan provinsi yang ditingkatkan.

“Sesuai laporan yang kami terima realisasi pengembangan jalan produksi presentasenya tercapai hingga 106,89 persen,” kata Sri Wahyuni, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim.

Jika diakumulatifkan sejak 2019 hingga September 2023 adalah 534,43 km kelas jalan provinsi yang ditingkatkan.

Bagi Sekda Sri, pembangunan untuk mendukung mobilitas masyarakat dalam mendistribusikan produknya, sehingga, pertumbuhan ekonomi masyarakat pun meningkat.

Perhatian pemerintah ini tidak lepas kebijakan mantan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi, sehingga percepatan pembangunan jalan produksi berjalan sukses.

“Tentu jalan itu menjadi faktor kelancaran distribusi barang dan berimbas pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda bersama Kepala Biro Adbang Setda Prov Kaltim H Irhamsyah, menjelaskan jalan produksi yang dibangun untuk peningkatan aksesibilitas arus barang dan jasa publik (umum).

Tercatat, pada 2019 untuk jalan produksi melalui Bankeu sepanjang 122 km dan jalan produksi melalui bantuan provinsi mencapai 24,80 km, sehingga total terbangun 146,8 km.

Pada 2020, jalan produksi (Bankeu) 162 km dan jalan produksi (provinsi) 12,80 km, total 174,80 km. Sedangkan tahun 2021, untuk jalan produksi (Bankeu) 79 km dan jalan produksi (provinsi) 26,60 km, total 105,6 km.

Sementara tahun 2022, jalan produksi (Bankeu) 20 km dan jalan produksi (provinsi) 31,30 km, total 51,3 km dan tahun 2023 ditarget jalan produksi (provinsi) 100,29 km.

“Realisasi hingga September mencapai 55,93 km,” tegasnya. (*)

Leave a Reply