Penyangga Utama IKN, Pemprov Kaltim Bakal Banahi Balikpapan dan Penajam Paser Utara

Bagikan :

Mahakata.com – Akmal Malik, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, memastikan pemprov bakal membenahi Balikpapan dan Penjam Paser Utara sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pembenahan yang dilakukan Pemprov Kaltim, seperti infrastruktur jalan, pelabuhan dan jembatan yang refresentatif guna menunjang IKN.

“Sekarang sudah kelihatan tanda-tandanya, hotel penuh semua, rental kendaraan full dan lalu lintas mulai padat, otomatis terjadi lonjakan penduduk,” kata Akmal Malik

Untuk itu, Akmal Malik perlu membuka akses dan layanan ke arah Kabupaten Paser, Samarinda serta daerah lainnya, sehingga mengurangi beban Balikpapan.

“Karena Otorita IKN tidak akan bisa langsung jadi. Kita ingin didorong Penajam Paser Utara harus segera membuka diri,” jelasnya.

Pemprov Kaltim telah memberikan dukungan jalan di kawasan-kawasan mandiri, seperti Maridan, Rico, Petung, Waru, Babulu dan kawasan lainnya.

Akmal menjelaskan saat ini masyarakat kalau ingin ke PPU melawati pelabuhan Kariangau.

Salah satu solusinya, dibangun jembatan Balikpapan-PPU, agar arus barang dan orang akan leluasa, selain lebih dekat dan cepat aksesnya.

“Bagi saya membuat jembatan  Balikpapan – PPU tidak harus rumit. Minimal mulai sekarang kita suarakan dulu,” sebutnya.

Membuka akses dari Balikpapan ke daerah penyangga IKN lainnya sangat penting sebagai upaya mengantisipasi lonjakan atau ledakan penduduk di Balikpapan

“Karena itu harus dibuka bottle necknya,” lanjutnya.

Dia pun sudah menyuarakannya kepada Menteri PUPR, sebagai langkah antisipasi jangka panjang agar Balikpapan tidak semakin penuh.

“Ke PPU, tidak mesti melalui kapal ferry lagi. Jalur ke Samarinda maupun daerah lainnya, aksesibilitas harus dibangun lebih layak serta refresentatif,” tegasnya.

Baginya tidak ada pilihan dan tugasnya menyampaikan, sedangkan mengeksekusi adalah Otoritas IKN maupun Kementerian PUPR.

“Kalau dibuat jembatan menyambungkan Balikpapan dengan PPU, maka PPU akan tumbuh luar biasa,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply