Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Beras di Samarinda, Disdag Bakal Gelar Delapan Pasar Murah Selama Ramadan

Bagikan :

Mahakata.com – Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, berencana menggelar delapan operasi pasar murah selama Ramadan di Kota Tepian.

Agenda pasar murah ini digelar untuk memastikan stok dan harga beras di Samarinda aman hingga bulan Juli 2024.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2024 lalu harga beras mengalami kenaikan yang signifikan di semua rantai distribusi, dan telah mencapai di angka tertinggi jika dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya, yakni Rp14.274 per kilogram.

Kemudian dalam pendistribusiannya, harga beras telah menyentuh diangka Rp14.398 per kg, naik sebesar 5,96 persen secara bulanan dan 20 persen secara tahunan.

“Stok beras aman, tidak hanya selama Ramadan, tapi juga hingga bulan Juli,” kata Marnabas, Kepala Disdag Samarinda.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Marnabas bilang pihaknya berencana untuk mengadakan operasi pasar murah sebanyak delapan kali selama Ramadan.

Kegiatan ini akan dimulai pada tanggal 18 April di Rawa Makmur, Palaran.

“Kami berencana bekerja sama dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) untuk menyelenggarakan operasi pasar,” jelasnya.

Dalam operasi pasar ini, beberapa ritel seperti Indomaret, Indogrosir, dan lainnya juga akan menjual sejumlah bahan pokok penting dengan harga 10 persen di bawah harga jual mereka.

“Misalnya, jika harga normal beras adalah Rp 15 ribu, maka mereka akan menjualnya seharga Rp 13.500. Namun, kebutuhan yang tidak termasuk dalam bahan pokok tidak akan dijual di bawah 10 persen,” tegasnya.

Saat ini, stok beras di Bulog masih mencapai sekitar 2 ribu ton. Sementara itu, pasokan beras dari distributor lainnya juga mencapai 8 ribu ton, setara dengan 10 juta kilogram.

“Meskipun terkadang terjadi kenaikan harga, seperti pada kangkung, namun harga akan kembali normal dalam waktu singkat, sehingga tidak perlu khawatir,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply