Gelorakan Ideologi Warisan Bung Karno, Emir Moeis Ajak Kader GMP Hayati Marhaenisme Sebagai Pedoman Hidup

Bagikan :

Mahakata.com – Emir Moeis, Ketua Umum Umum Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menekankan kepada seluruh kader GMP agar menjadikan ajaran Marhaenisme sebagai pedoman berbangsa dan bernegara.

Diketahui, Marhaenisme menjadi ideologi yang diwariskan oleh Soekarno, Proklamator Indonesia.

Dalam agenda Dies Natalis ke-76 GPM, Emir menekankan bahwa GPM bukan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bergerak di bidang kekuatan fisik, urusan tempur, organisasi pemukul, atau organisasi pengamanan.

Dirinya menegaskan, GMP ingin menumbuhkan rasa, cinta, dan gelora Marhenisme, kepada para pemuda dan generasi muda.

”GPM dibangkitkan dan dilestarikan sebagai bagian dari perjuangan ideologi marhaenisme warisan Bung Karno. Dengan beradaptasi pada perkembangan era milenial, GPM berupaya menyebarluaskan ajaran marhaenisme di kalangan generasi muda,” kata Emir Moeis.

Marhaenisme adalah ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa.

Ideologi itu dikembangkan, dirawat, dan diwariskan oleh Presiden pertama RI Soekarno, dari pemikiran Marxisme yang diterapkan sesuai nature dan kultur Indonesia.

”Dirgahayu GPM. Marhaen Bergerak, Marhaen Berjuang, Marhaen Menang. Dan GPM (Ganjar Pasti Menang),” papar Emir Moeis.

Emir Moeis juga memotong tumpeng sebagai tanda syukur atas eksistensi GPM yang tetap konsisten dalam memperjuangkan ideologi marhaenisme warisan Bung Karno.

Tak hanya itu, GPM juga membacakan deklarasi dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024-2029. (*)

Leave a Reply