DKP3A Kaltim Laporkan Kasus Kekerasan di Bumi Mulawarwan Terus Naik Signifikan

Bagikan :

Mahakata.com – Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak (DKP3A) melaporkan kasus kekerasan dalam lima tahun terakhir 2019 – 2023 yang terus mengalami peningkatan signifikan.

Noryani Sorayalita, Kepala DKP3A Kaltim, mengatakan kasus kekerasan naik secara signifikan di 2023 yaitu 1108 kasus, lebih banyak 163 kasus dari jumlah kasus di 2022.

Sementara untuk data tahun 2024 per bulan Februari, kasus kekerasan paling banyak terjadi di Kota Samarinda, mencapai 57 kasus.

“Total korban kekerasan sebanyak 196, dengan mayoritas korban adalah perempuan, terutama anak-anak sebanyak 127 dan dewasa sebanyak 69 orang,” kata Noryani Sorayalita.

Persentase dan jumlah korban kekerasan berdasarkan bentuk kekerasan korban terbanyak mengalami kekerasan seksual sebanyak 38,8 persen atau 83 orang, kekerasan fisik sebanyak 30,8 persen atau 66 orang dan kekerasan psikis sebanyak 15,4 persen atau 33 orang.

Sedangkan persentase dan jumlah kasus kekerasan berdasarkan tempat kejadian diketahui bahwa kasus kekerasan paling banyak terjadi di Rumah Tangga yaitu 70 kasus.

“Selain itu, jumlah kasus dan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) paling banyak dari Kota Samarinda sebanyak 18 kasus dan 21 korban,” tegasnya.

“Jumlah pelaku kekerasan berdasarkan hubungan dengan korban, pelaku paling banyak adalah pacar/ teman sebesar 33 orang,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply