Data Akhir September, Pendapatan Kaltim Capai 66,75 Persen

Bagikan :

Mahakata.com – Pemprov Kaltim mencatat, hingga akhir September 2023 pendapatan Kaltim, telah menembus angka 66,75 persen.

Diketahui, pendapatan daerah Kaltim ditarget sebesar Rp18,69 triliun, sementara saat ini telah terealisasi sebesar Rp12,48 triliun.

“Saat ini masih terdapat selisih Rp6,21 triliun atau 33,25 persen yang harus dicapai hingga akhir tahun ini,” kata Akmal Malik, Pj Gubernur Kaltim.

Sukses pengumpulan pundi-pundi Kaltim itu diperoleh dari tiga bagian yakni, pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan dana transfer dan lain-lain pendapatan daerah.

PAD Kaltim tahun ini ditargetkan sebesar Rp9,2 triliun. Sementara realisasi hingga 30 September 2023 sudah mencapai Rp7,53 triliun atau 81,5 persen. Selisih yang masih akan dikejar sebesar Rp1,7 triliun  atau 18,5 persen.

Penerimaan daerah berikutnya bersumber dari pendapatan dana transfer yang ditargetkan sebesar Rp9,36 triliun.

Saat ini realisasinya sudah mencapai Rp4,86 triliun atau 51,89 persen. Artinya, masih terdapat Rp4,5 triliun atau 48,11 persen pendapatan dana transfer yang diharapkan masuk ke kas daerah Kaltim hingga akhir Desember 2023.

“Sumber ketiga penerimaan Kaltim adalah lain-lain pendapatan daerah. Jumlahnya mencapai Rp83,8 miliar dari target Rp83,01 miliar atau terdapat peningkatan sebesar 1,04 persen,” tegasnya.

Pendapatan daerah Kaltim tahun ini ditargetkan sebesar Rp18,69 triliun, lebih tinggi dari capaian tahun 2022 sebesar Rp16,8 triliun.

“Kita akan bekerja keras dan bekerja sama untuk mencapai target ini,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply