Amankan dan Lindungi Ibu Kota Nusantara, Kodim dan Polres Khusus IKN Resmi Dibangun

Bagikan :

Mahakata.com – Kamis (21/12/2023), Presiden Jokowi melakukan grounbreaking pembangunan Kodim dan Polres Khusus IKN.

Markas Komando Distrik Militer (Kodim) di IKN, memiliki area keseluruhan seluas 3,29 hektar. Terdiri kantor Makodim, hunian personil, gudang amunisi, aula dan masjid.

Presiden Jokowi memaparkan IKN menjadi proyek vital nasional strategis yang harus dipastikan keamanannya.

“Keberadaan Kodim IKN yang bertipe A akan melakukan tugas-tugas pengamanan di ibu kota negara serta mendukung dan melindungi IKN dari gangguan dan ancaman,” kata Presiden Jokowi.

Panglima TNI Jendral, Agus Subiyanto menyebut, sesuai rencana strategis dan induk IKN, TNI memiliki konsep dan satuan yang tidak hanya tergelar kawasan inti IKN dan KIPP tetapi juga kawasan pengembangan IKN dan kawasan luar IKN, sebagai satu kesatuan sistem ketahanan ibu kota negara.

“TNI AD juga berencana melakukan pembentukan satuan-satuan khusus IKN sebagai lokasi terbesar,” ujar Panglima TNI Jendral, Agus Subiyanto.

TNI AL juga direncanakan membentuk satuan-satuan baru, komando daerah maritim dan pangkalan utama angkatan laut.

“Termasuk juga relokasi Mabes AL dan satuan kapal,” lanjutnya.

Sementara TNI AU akan membangun lapangan udara, skuadron dan satuan lainnya.

Selain itu, pembangunan Polres Khusus IKN juga mulai dilakukan dengan target pengerjaan sembilan bulan dengan anggaran sebesar Rp160 miliar.

“Saya minta untuk desain Polresnya juga sedikit dikoreksi. Mumpung pembangunan baru awal, agar muncul ini disampaikan oleh Kapolri bahwa ada CCTV di semua sudut,” ungkap Jokowi

Polres ini akan diperkuat kurang lebih 750 personel yang wilayah kerjanya meliputi 6 Polsek.

Keberadaan Polres di IKN ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, memperkuat tindakan hukum, meningkatkan stabilitas dan keamanan di wilayah IKN.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pembangunan Polres Khusus IKN dibangun di lahan seluas 12 hektar dengan luas bangunan 6.189 M2 terdiri empat lantai.

“Dengan alokasi anggaran Rp155 miliar. Perkiraan pengerjaan fisik selama 8-9 bulan, dan saat ini status tanah adalah aset dalam penguasaan (ADP) OIKN,” jelasnya.

Polres khusus ini juga akan memberikan pelayanan kepolisian pada 6 kecamatan yaitu kawasan KIPP Kecamatan Sepaku, Loa Kulu, Loa Janan, Muara Jawa dan Samboja. (*)

Leave a Reply