Mahakata.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaporkan terjadi lonjakan kunjungan warga ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, selama libur lebaran Idulfitri 1446 Hijriah.
Otorita IKN berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi para pengunjung. Berbagai upaya seperti penambahan jam kunjungan, penambahan armada bus, dan pengaturan alur kunjungan serta sistem parkir dilakukan untuk memastikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
“Kami tengah melakukan simulasi pengaturan akses masuk dan keluar, terutama terkait parkir, mengingat lonjakan pengunjung yang luar biasa. Pada Selasa tercatat sekitar 8.000 pengunjung ke KIPP IKN,” ungkap Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN.
Dalam upaya optimalisasi parkir, Otorita IKN tetap memperhatikan kelancaran pembangunan dan perawatan yang sedang berlangsung agar tidak terganggu.
“Saat ini, area parkir di Rest Area Nusantara sangat terbatas, sehingga kami mengeksplorasi berbagai opsi lokasi parkir alternatif. Misalnya, di beberapa titik strategis seperti area depan Bank Indonesia, arah menuju hunian ASN, hingga sekitar Rumah Sakit Hermina,” jelasnya.
“Ini beberapa titik yang tengah kami diskusikan untuk mengakomodasi kebutuhan parkir tanpa mengganggu perawatan jalan di Sumbu Timur yang sedang berlangsung,” lanjutnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kenyamanan pengunjung, Otorita IKN juga menerapkan langkah-langkah mitigasi untuk menghindari kepadatan berlebih.
“Kami terus mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung dari hari ke hari dengan mengatur sistem exit-entry yang lebih efisien,” paparnya.
Sementara itu, Troy Pantouw, Staff Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, menjelaskan Otorita IKN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar setiap pengunjung dapat merasakan pengalaman yang berkesan selama berkunjung ke KIPP IKN yang nyaman, tertata dan berkesan.
Beberapa pos pelayanan kesehatan disiapkan bagi warga yang memerlukan termasuk di area KIPP terdapat RS Hermina, RS Mayapada serta hotel Swissotel Nusantara dan hotel Qubika serta outlet kafe dan makanan minuman lain dapat dikunjungi dan dinikmati oleh masyarakat.
“Pengunjung yang datang dari berbagai daerah kita harapkan akan menceritakan kepada sanak saudara dan komunitasnya bagaimana IKN ini dibangun oleh putra-putri bangsa dan sebagai tonggak baru loncatan peradaban Bangsa Indonesia,” sebutnya.
“Terima kasih atas antusias masyarakat untuk hadir menjadi saksi sejarah berdirinya IKN. Terima kasih juga atas dukungan dan kerjasama aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama dan warga sekitar, rekan-rekan jurnalis, influencer, warga komunitas dan semua pihak,” tegasnya. (*)