BMKG Balikpapan Laporkan Potensi Hujan Tinggi di Kaltim, Warga Diimbau Waspada Banjir Saat Libur Lebaran

Bagikan :

Mahakata.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, melaporkan prediksi 16 persen wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan di atas normal, termasuk 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur (Kaltim).

Diyan Novrida, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, menyampaikan prediksi iklim tahun 2025 ini dapat digunakan oleh kementerian, lembaga pemerintah daerah, dan seluruh pihak sebagai panduan dalam perencanaan dan kegiatan pembangunan.

“Kami mengimbau warga Kaltim untuk tetap waspada, terutama saat musim libur lebaran ini, karena curah hujan masih terbilang tinggi,” ungkap Diyan.

BMKG turut merilis peringatan terkait potensi banjir akibat pasang maksimum yang diperkirakan mencapai 2,7 hingga 2,9 meter di wilayah pesisir Kaltim, seperti Samarinda, Pesisir Kota Balikpapan, Pesisir Paser, Penajam Paser Utara, dan Pesisir Berau.

“Potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” jelasnya.

BMKG memprediksi sepanjang tahun 2025 tidak akan terjadi anomali iklim yang signifikan karena kondisi ENSO yang netral.

Namun, kondisi La Nina diperkirakan masih akan berlanjut hingga awal tahun 2026.

Sementara itu, suhu udara di wilayah Indonesia pada Januari hingga Desember 2025 diprediksi akan mengalami anomali.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi curah hujan tinggi dan berhati-hati saat bepergian.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut,” tegasnya. (*)